Latest Post

Dokumentasi Kegiatan TPA Baitul Munir Cikawung Rabak







 

Balasan maksiat datang secepat kilat

Pengantar dari Admin:
Kata ustadz, ada beberapa sebab kenapa rejeki tidak memihak kita atau kalaupun rejeki kita sudah banyak tetapi sering lenyap tidak berbekas. Kenapa? Kata ustadz, diantaranya adalah karena kita suka meminum-minuman keras atau suka melihat gambar/film porno atau suka zinah.
Bila kita merasa rejeki sulit maka lakukan introspeksi pada diri kita, apakah kita masih melakukan hal-hal tersebut di atas?
Di bawah ini ada sebuah renungan menarik yang saya copas dari arrahmah.com......
Oleh: Ustadz Fuad Al Hazimi
(Arrahmah.com) - Allah Subhanahu Wa Ta’ala Berfirman :
مَنْ يَعْمَلْ سُوءًا يُجْزَ بِهِ وَلَا يَجِدْ لَهُ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَلِيًّا وَلَا نَصِيرًا
“Barangsiapa yang melakukan kejahatan (maksiat dan dosa), niscaya akan diberi pembalasan dengan kejahatan itu dan ia tidak mendapat pelindung dan tidak (pula) penolong baginya selain dari Allah”. (QS An Nisa’ 123)
Para shahabat menyatakan bahwa inilah ayat Al Qur’an yang paling berat bagi mereka, sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim bahwa Aisyah mengatakan kepada Rasulullah Shollallohu ‘alaihi wasallam bahwa inilah ayat Al Qur’an yang terasa paling berat bagi dirinya. (Tafsir Ibnu Katsir Juz 1 hal 558)
Balasan Allah yang secepat kilat itu dikarenakan Allah tidak rela hamba-Nya yang beriman larut dalam kemaksiatan.
Rasulullah Shollallohu ‘alaihi wasallam bersabda :
إِنَّ اللَّهَ يَغَارُ وَغَيْرَةُ اللَّهِ أَنْ يَأْتِىَ الْمُؤْمِنُ مَا حَرَّمَ اللَّهُ
“Sesungguhnya Allah Maha Pencemburu, dan cemburunya Allah adalah di saat seorang mukmin melanggar yang diharamkan-Nya” (HR Bukhari) 
NASEHAT IBNU ABBAS TENTANG MAKSIAT
Shahabat Abdullah Bin Abbas Rodhiyallohu ‘anhuma berkata :
“Wahai orang yang berbuat dosa, janganlah engkau merasa aman dari dosa-dosamu. Ketahuilah bahwa akibat dari dosa yang engkau lakukan, adalah jauh lebih besar dari dosa dan maksiat itu sendiri”.
“Ketahuilah bahwa hilangnya rasa malu kepada malaikat yang menjaga di kiri kananmu saat engkau melakukan dosa dan maksiat, adalah jauh lebih besar dosanya dari dosa dan maksiat itu”.
“Sesungguhnya ketika engkau tertawa saat melakukan maksiat sedangkan engkau tidak tahu apa yang akan Allah lakukan atas kamu, adalah jauh lebih besar dosanya dari dosa dan maksiat itu”.
“Kegembiraanmu saat engkau melakukan maksiat yang menurutmu menguntungkanmu, adalah jauh lebih besar dosanya dari dosa dan maksiat itu”.
“Dan kesedihanmu saat engkau tidak bisa melakukan dosa dan maksiat yang biasanya engkau lakukan, adalah jauh lebih besar dosanya dosanya dari dosa dan maksiat itu”.
“Ketahuilah bahwa perasaan takut aib dan maksiatmu akan diketahui orang lain, sedangkan engkau tidak pernah merasa takut dengan Pandangan dan Pengawasan Allah, adalah jauh lebih besar dosanya dari aib dan maksiat itu”.
“Tahukah engkau apa dosa Nabi Ayyub sehingga Allah mengujinya dengan sakit kulit yang sangat menjijikkan selama bertahun-tahun, ditinggalkan keluarganya dan habis harta bendanya ? Ujian Allah itu hanya disebabkan karena seorang miskin yang didzalimi datang meminta bantuan kepadanya, tetapi Nabi Ayyub tidak membantunya”. 
(Suwar min Hayatis Shohabah jilid 3 hal 60 – 61)
**********
LALU BAGAIMANA JIKA MAKSIAT ITU TELAH KITA KETAHUI, KITA SADARI DAN KITA YAKINI BAHWA ITU ADALAH MAKSIAT NAMUN KITA TERUS MELAKUKANNYA ?
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
“Ya Rabb kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi”. (QS Al A’raf 23)
“Dan (ingatlah kisah) Zun Nun (Yunus alaihis salaam), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru (berdoa’) dalam keadaan yang sangat gelap (di dalam perut ikan Paus) : 
لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
“Tidak ada Ilaah (yang berhak disembah) selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim.”
“Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya daripada kedukaan. Dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman”.
(samirmusa/arrahmah.com)
 

Profil TPA Baitul Munir Desa Cikawung - Rabak

(updated)

A.   Asal Nama & Tanggal Berdiri TPQ Baitul Munir

Nama TPQ Baitul Munir diambil dari nama masjid yang ada di wilayah RT 05 RW 02 Desa Cikawung yaitu Masjid Baitul Munir. Alasan mengambil nama masjid ini karena kegiatan TPQ bertempat di masjid Baitul Munir. TPQ Baitul Munir didirikan pada tanggal 11 Juli 2012.

B.    Pengurus

Susunan pengurus TPQ Baitul Munir periode 2012 - sekarang adalah sebagai berikut:
      Penasihat                             : Kyai Zaenal Abidin
      Ketua                                   : Abu Tholib
      Wakil Ketua                        : Solehan
      Sekretaris I                          : Sutomo
      Sekretaris II                         : Wahyudiarto
      Bendahara                            : Kamuli
      Bendahara II                        : Sakhur Udiarto

C.    Pengajar & Kelasnya

Nama-nama pengajar TPQ Baitul Munir adalah sebagai berikut:
1.       Ibu Eneng Sri Grantina & Ibu Juriyah
(mengajar Kelas A, yaitu santri usia PAUD dan TK (4 s.d. 6 tahun). Jumlah santri = 31 anak)

2.       Ibu Siti Maryam & Sdr. Toiffudin
(mengajar Kelas B, yaitu santri usia 7 s.d. 9 tahun. Jumlah santri = 18 anak)

3.         Sdr. Rahmat Fauzi & Sdr. Mursidin
(mengajar Kelas C, yaitu santri usia 9 s.d. 10 tahun. Jumlah santri = 17 anak)

4.         Ibu Indah Sasi Tasbiha & Sdr. Kamuli
(mengajar kelas D = santri usia di atas 10 tahun. Jumlah santri = 11 anak)

Jumlah santri keseluruhan adalah 77 anak.
* Ustadzah cadangan : Ibu Samsini

TPQ Baitul Munir mengharapkan uluran tangan para donatur demi keberlangsungan kegiatan belajar mengajar. Untuk biaya operasional per bulan adalah Rp 1.150.000 atau setahun Rp 13.800.000. Di samping itu juga TPQ Baitul Munir akan mengadakan pakaian seragam untuk para santri yang berjumlah 77 anak. Adapun anggaran pakaian seragam per anak adalah Rp 100.000. Jadi total membutuhkan dana sebesar Rp 7.700.000.
Bagi para donatur yang akan menyisihkan sebagian rezekinya untuk kegiatan TPQ Baitul Munir, silakan hubungi para pengurus di atas (atau ke Abu Tholib HP 081334706395) atau  via email ke : tpabaitulmunir@gmail.com. Atau kunjungi grup FB di http://www.facebook.com/groups/tpabaitulmunir/
Semoga Alloh SWT membalas dengan pahala yang berlipat ganda atas semua kebaikan Saudara..... 
 

Info : Berita Duka


1. Bp. San Wirya (Sidun) pada hari Selasa Wage, 28 Agustus 2012 Jam 02.30.

2. Bp Dul Kholik (Darsum) Bin San Mursi pada hari Sabtu Wage, 22 September 2012 Jam 15.00 di RSU Ajibarang.


3. Ibu Wapen (istri alm Bp san Wirya/Sidun) pada hari Minggu, 14 Oktober 2012.


4. Eyang Tohirin, meninggal pd hari Selasa, 26 Februari 2013 karena sakit.

5. Ibu Romlah (Uwa Rom, adiknya pak Abu Salim), meninggal pd hari Sabtu, 13 April 2013, jam 02.00 karena sakit jantung (pd usia 71 th).

5. Sdr. Untung (putra Ibu Miat, Cikawung RT 04/02), bekas suami Sdri Nani binti Khumeri,  meninggal pd hari Rabu, 17 April 2013, jam 02.30 saat perjalanan dari Jakarta ke Cikawung. Meninggal setelah mengalami kecelakaan kerja yg berakibat gegar otak.

Semoga amal ibadah almarhum diterima oleh Alloh SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran.

Penayangan berita duka ini ditujukan bagi warga Rabak khususnya dan Cikawung/ Ciberung umumnya.

Silakan diinfokan apabila ada berita duka dari keluarga Anda ke 081334706395.
 

Terima kasih.

 

Pertunjukan Kesenian Rodad TPA Baitul Munir Cikawung

Para pengunjung blog TPA Baitul Munir yang dirahmati Alloh SWT....
Pada postingan kali ini admin akan menyajikan salah satu pertunjukan kesenian tradisional yang sudah berusia ratusan tahun. Meski sudah berusia ratusan tahun akan tetapi kesenian ini tidak berubah, baik dari musik maupun gerakan/tariannya. Fakta bahwa kesenian ini sama seperti yang dulu alias tidak berubah adalah keterangan saksi hidup dari sang pelatih.

Pelatih mengatakan bahwa kesenian ini sudah ada sejak dia kecil dan iringan musik serta gerakannya sama. Usia pelatih kini lebih dari 60 tahun.

Kesenian tradisional yang bernilai sejarah tinggi ini tidak lain namanya adalah RODAT atau orang biasanya menyebut RODAD.

Apa makna RODAT dan dari mana kesenian ini berasal?

Berdasarkan penelusuran di Google terdapat sebuah tulisan yang menyatakan bahwa istilah RODAT berasal dari kata rodotan atau raudatan yang berarti taman atau kebun. Sedangkan asal kesenian tradisional RODAT -masih menurut sumber tulisan tersebut- berasal dari daerah Bali, yaitu Kabupaten Badung. Dulunya, rodat merupakan salah satu pasukan perang dari Kampung Islam Kepaon, Kerajaan Badung, Bali. Nama rodat ini merupakan pemberian Cokorda Pemecutan saat membantu bertempur melawan kerajaan Mengwi dan perang Puputan Badung (ini sumbernya: http://kamikata-kamikata.blogspot.com/2012/11/tari-rodat-kepaon.html).

Meski kesenian tardisional Rodat diklaim berasal dari Bali tetapi hal ini belum ada yang melakukan klarifikasi kebenarannya. 

Berikut adalah pertunjukan kesenian RODAT yang dibawakan oleh Santri TPA Baitul Munir Desa Cikawung RT 05 RW 02, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.


Part 1


Part 2



Part 3

Part 4

Part 5

Part 6

Kami siap menghibur untuk acara-acara hajatan pernikahan, khitanan, hari-hari besar agama dan lainnya. Silakan hubungi : 081334706395 (Abu Tholib)



 

Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW TPA Baitul Munir



Alhamdulillah, pada hari Sabtu, 26 Januari 2013 yang lalu, Taman Pendidikan Al Quran Baitul Munir Desa Cikawung RT 05 RW 02 Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, telah mengadakan acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara berlangsung dengan lancar, sukses dan meriah. Tentu bukan meriah dalam arti yang kurang baik melainkan meriah dalam variasi acara, yaitu menampilkan beberapa tampilan dari anak-anak TPA Baitul Munir yang lucu dan polos.

Acara peringatan Maulid Nabi SAW ini diadakan sebagai wujud kegembiraan umat Islam, khususnya warga Desa Cikawung RT 05 RW 02, atas lahirnya manusia mulia bernama Muhammad.

Acara peringatan Maulid ini menampilkan kreasi-kreasi dari para pengajar dan pengurus TPA Baitul Munir berupa gerak dan tari, bacaan asmaulhusna, bacaan ayat-ayat Al Quran pilihan, bacaan surat-surat pendek dan doa-doa harian. Acara inti adalah Hikmah Maulid yang disampaikan oleh Kyai Zaenal Abidin.

Sedangkan acara penutup diisi dengan pertunjukan kesenian Rodad oleh santriwan TPA Baitul Munir.
Semoga amal yang telah dilakukan oleh warga Desa Cikawung RT 05 RW 02 dinilai sebagai kebaikan oleh Alloh SWT......

Berikut adalah foto-foto acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.


Menyanyikan Mars TPA
 




Menyanyikan Mars TPA


 Grup Hadroh

 Anak-anak Kelas A

 Anak-anak Kelas D


 Anak-anak Kelas C (Putri)

 Anak-anak Kelas D

 Ketua Panitia Maulid (Bp Sakhur Khan...eh Sakhur Udiarso)

 Ketua TPA Baitul Munir (Bp Abu Tholib)
 
 Ketua Takmir Masjid (Bp Tasiman)

 Kyai Zaenal Abidin

 Kepala Desa Cikawung (Bp Ginting Sudiatmoko)

 Pertunjukan Rodad

 Pertunjukan Rodad

 Pertunjukan Rodad
 

Para Donatur Acara Peringatan Maulid Nabi SAW

Berikut adalah daftar donatur yang telah membantu pendanaan untuk acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, 26 Januari 2013.

Bp. Rudianto (di Seoul) uang sebanyak Rp 1.000.000.
Ibu Siti (Pak Ruswan), Rp 100.000.
Ibu Sri (Luna Rasya), Rp 100.000.
Ibu Syamroh, Rp 100.000.
Ibu Tuminah, Rp 50.000.
Bp. Wasito bin Syamsuri, Rp 50.000.
Bp. Saefudin Dukuh Pring, Rp 50.000.
Bp Syaein (PT Serayu Mas), Rp 500.000
Hamba Alloh Rp 50.000.
Pegawai KPP Pratama Purwokerto, Rp 550.000.
Para Perantau dari Cikawung yg berada di Jakarta, dsk, Rp 750.000.

Total dana yang masuk sebesar Rp 3.300.000.

Selain bantuan dana, ada beberapa orang yang menyumbang dalam bentuk konsumsi khususnya konsumsi (snack, makan siang dan rokok) saat pembuatan panggung.

Panitia hanya bisa mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para donatur/penyumbang. Semoga amal baik para donatur akan dicatat dan diberi balasan yang berlipat ganda oleh Alloh SWT...amiiennn...

Salah satu acara hiburan, yaitu kesenian RODAD silakan klik di bawah ini

http://www.youtube.com/watch?v=KzpDEx-4G0s






 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. TPA Baitul Munir - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger