Latest Post

Chapter #2: KEMATIAN (Bagian 2)

Ja'far bin Burqan meriwayatkan dari Maimun bin Mahram sebagai berikut:

'Nabi SAW bersabda kepada seseorang sewaktu beliau memberi nasihat kepadanya,"Pergunakanlah dengan baik lima hal sebelum (datangnya) lima hal yang lain, yaitu:

1. Masa mudamu sebelum masa tuamu.

2. Sehatmu sebelum sakitmu.

3. Waktu luangmu sebelum waktu sibukmu.

4. Kayamu sebelum miskinmu.

5. Hidupmu sebelum matimu.
 

Chapter #2: KEMATIAN (Bagian 1)

Al Faqih (Abu Laits As Samarqandi) mengatakan dari Muhammad bin Fadhl, dari Muhammad bin Ja'far, dari Ibrahim bin Yusuf, dari An-Nadhir bin Al-Harts, dari Al Hasan, dari Nabi SAW, beliau bersabda:

"Kesulitan berat dan penderitaan mati bagi orang mukmin kira-kira seperti 300 pukulan dengan pedang".

Al Faqih berkata:
'Barangsiapa merasa yakin dan mengetahui bahwa kematian pasti akan datang kepadanya, maka ia harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya dengan senantiasa mengerjakan amal-amal yang baik dan meninggalkan amal-amal yang buruk, karena seseorang tidak tahu kapan kematian itu akan datang'.
 

Chapter #1: IKHLAS (Bagian 3)

Diriwayatkan dari Auf bin Abdullah, ia berkata:
"Orang yang baik itu akan selalu mengingatkan sesamanya dengan tiga hal, yaitu:

1. Barangsiapa beramal untuk akhiratnya, maka Alloh SWT akan mencukupi urusan dunianya.

2. Barangsiapa memperbaiki hubungannya dengan Alloh SWT, maka Alloh SWT akan memperbaiki hubungannya dengan sesama manusia.

3. Barangsiapa memperbaiki apa yang tersembunyi, maka Alloh SWT akan memperbaiki apa yang tampak.

Wallohu a'lam.......
 

Chapter #1 : IKHLAS (Bagian 2)

Ada seorang bijak yang ditanya, "Siapakah orang yang ikhlas itu?"
Ia menjawab,"Orang yang ikhlas adalah seseorang yang menyembunyikan kebaikan-kebaikannya sebagaimana ia menyembunyikan kejelekan-kejelekannya".

Seorang bijak yang lain ditanya,"Apakah tanda ikhlas itu?"
Ia menjawab," Tidak ingin dipuji oleh orang lain".

Ali Bin Abi Thalib berkata," Orang yang riya itu memiliki empat ciri, yaitu:
- malas beramal bila sendiri.
- rajin beramal bila bersama-sama dengan orang lain
- meningkatkan amalnya bila dipuji
- mengurangi amalnya bila dicela

Semoga bermanfaat
 

Rihlah Santri TPA Baitul Munir

Alhamdulillah, pada hari Minggu, 18 November 2012 telah diadakan Rihlah (baca: lintas alam) yang diadakan oleh Pengurus TPA Baitul Munir. Penggagas sekaligus penggerak acara Rihlah ini adalah Sdr. Rahmat Faozi.

Acara diikuti oleh seluruh santri di kelas C & D yang berusia di atas 8 tahun. Sedangkan santri kelas A & B (yang berusia di bawah 8 tahun) mengikuti lomba mewarnai yang bertempat di Balai RT 5.

Peserta Rihlah harus melewati 6 pos. Pos 1 berada di Balai RT 5, Pos 2 berada di jembatan samping kuburan Sekaran Budha, Pos 3 di depan Mushola RT 2, Pos 4 ada di Pos Ronda RT 3, Pos 5 di depan Mushola RT 4 dan Pos 6 di jembatan perbatasan CIkawung -Ciberung pinggir kali Wangan.

Di setiap pos para peserta (yang terdiri dari 8 grup) diberi pertanyaan oleh petugas jaga. Apabila bisa menjawab setiap pertanyaan maka akan memperoleh nilai yang tinggi.

Acara berlangsung lancar dan sukses, tidak ada rintangan apapun.

Foto-foto Acara Rihlah bisa dilihat di sini http://www.facebook.com/media/set/?set=oa.288603741257987&type=1
 

Chapter #1 : IKHLAS (Bagian 1)

Insya Alloh, pada beberapa postingan ke depan, Admin akan menyalin tulisan dari terjemah Kitab Tanbihul Ghafilin (Nasihat Bagi yang Lalai). Kitab Tanbihul Ghafilin ditulis oleh Al Faqih Az Zahid Abu Laits Nashr bin Ibrahim As Samarqandi atau dikenal dengan Abu Laits As Samarqandi (wafat pada tahun 983 Masehi). Beliau seorang sufi, zuhud dan ahli fiqh yang berasal dari Samarqand, Uzbekistan.

Kitab Tanbihul Ghafilin merupakan kitab 'wajib' di lingkungan pesantren. Kitab ini sering menjadi rujukan bagi para dai atau pendakwah ketika menyampaikan ceramahnya karena kitab ini berisi nasihat-nasihat, teguran dan peringatan.

Pada tulisan pertama ini Admin akan menulis bab mengenai Ikhlas.

Seorang bijak mengatakan, barangsiapa mengerjakan tujuh hal tanpa dibarengi denga tujuh hal lain, maka apa yang ia kerjakan tidak akan bermanfaat, yaitu:

1. Seseorang yg beramal karena takut, namun tidak memelihara diri.
Ia mengatakan,' saya takut akan siksaan Alloh SWT', tetapi ia tidak meninggalkan perbuatan dosa, maka ucapannya sama sekali tidak bermanfaat baginya.

2.Seseorang yang beramal dengan penuh harapan namun ia tidak berusaha.

3. Niat tanpa realisasi.

4. Doa tanpa kesungguhan.

5. Mohon ampunan tanpa penyesalan.

6. Dalam hal-hal yg keliahatan oleh orang lain, ia mengerjakan dengan baik, namun dalam hal-hal yang tidak kelihatan, ia tidak mengerjakannya dengan baik.

7. Seseorang yang beramal dengan sunguh-sungguh tanpa ikhlas.



 

Obat Batuk - Pilek Tradisional

Berikut adalah resep tradisional (herbal) untuk mengatasi batuk - pilek yg saya copas dari Kompas.com. Semoga bermanfaat.  

Mengatasi batuk

Ambil satu buah jeruk nipis, diperas, airnya ditambah kecap atau madu dengan porsi sama banyak, lalu aduk sampai rata. Ramuan sederhana ini dikonsumsi tiga kali sehari, dengan takaran satu sendok makan untuk orang dewasa. Anak-anak juga aman mengonsumsi ramuan ini, namun berbeda takarannya, yakni satu sendok teh diminum tiga kali sehari.

Mengatasi batuk pilek
Bahan:
* 3 sdm air jeruk nipis.
* 3/4 gelas air teh kental.
* Gula batu sebesar telur ayam.
Cara membuat: Campur semua bahan, diaduk sampai larut.
Cara pemakaian:
* Orang dewasa: tiga kali sehari satu ramuan.
* Anak-anak: tiga kali sehari 1/2 cangkir.
* Ramuan ini tidak untuk diberikan kepada balita.
 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. TPA Baitul Munir - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger